Cara memilih alat musik menggunakan keyboard sebagai alat kontrol kita

Peralatan musik keyboard telah berkembang dan tetap dikembangkan terus dari satu abad ke abad yang lain sejak sejarah merekam adanya pembuatan Clavichord yang hanya oleh karena anugerah Tuhan saja PSW termasuk orang yang pernah mencoba memainkannya. Waktu itu PSW ternyata punya pembina belajar gardening: Christina & Gary saat belajar memperkembangkan diri di Brockwood Park, Bramdean, Hampshire, United Kingdom – yang kok pas punya peninggalan keluarga sebuah clavichord tua tetapi tetap terpelihara dengan baik selain beberapa recorder kayu tua juga. Hidup ini memang benar2 anugerah.

Untuk mempersingkat cerita, berikut ini adalah daftar playlist yang menceritakan sejarah peralatan musik keyboard mulai dari clavichord, harpsichord, accordion, dll bahkan sampai rajanya peralatan musik keyboard: pipe / church organ. Untuk kumpulan sejarah peralatan keyboard elektrik dan elektronik akan ada terpisah setelah ini:

Berikut ini adalah playlist kumpulan video sejarah organ dan bagaimana perkembangannya hingga sebelum menjadi elektrik dan elektronik:

Dalam bentuk teknologi virtual secara elektronik dari Rodgers menjadi seperti ini:

Seiring semakin majunya jaman diperlengkapi dengan semakin hebatnya teknologi, baik peralatan musik kategori organ (dilengkapi bass / manual pedal dimainkan dengan kaki) ataupun piano (tanpa bass pedal) – masing2 berkembang menjadi yang kita kenal sekarang setelah mengalami pengaruh jaman perkembangan teknologi synthesizer / pensintesa seperti berikut ini:

Baik perkembangan dari organ akustik menjadi organ electronik dengan target teknologi virtual, BERIKUT INI ADALAH kumpulan video sejarah musik elektronik – sebelum kemudian kita akan pelajari sejarah peralatan musik elektronik – baru kita bahas: bagaimana cara terbaik memilih dan menentukan peralatan musik terutama keyboard musical instruments yang kita butuhkan:

Teknologi selalu berjalan seiring waktu, bahkan semakin cepat dan bermultiplikasi dengan luar biasa. Pada awalnya, manusia cenderung berontak dengan apa yang sudah ada sebelumnya untuk menjadi pionir2 di jamannya. Tetapi, akhirnya – kebutuhan pasar lah yang akan menentukan apakah suatu ide dan mimpi lebih bisa menjadi kenyataan atau harus ditangguhkan terlebih dahulu sambil menunggu hingga ada orang2 lain yang bisa menerima suatu karya baru. PSW bersyukur sempat mendalami aplikasi dan lebih spesialisasi di bidang musik teknologinya belajar dari terutama: (Thanks to:) Jim Fowler, Alan Rowland, Colin Foster, Harsh Tankha, Gerald the electronic tutor, Gilbert Medam while at Brockwood Park, UK. And of course from others indluding long lost friend: Pavo with his Moog. Thanks to Open University, too – for experiencing in using the DEC-20 and other huge computers put in universities connected by telephone cables, and not to forget the AISB community with Massoud Yazdani as the president at that time. Memories are made of these.

Can you enJoy this kind of electronic music at that time? Count them as the best on those days. I only give thanks to GOD, I was one of those listening and making music in this quality. Hahaha. Including using Apple computers cracked and hacked by Gilbert using special sound cards and sampling cards, and the Yamaha CX-5 music computers using cassette tape to save your works, later on I got my own Commodore 64 and then Atari ST computer with all of the gadgets and softwares. Memories are made of these in this learning for a life time technology world.

Bagaimanapun juga, perkembangan musik elektronik lebih memungkinkan lebih banyak orang lagi “bermain musik” tanpa harus memainkan alat musik yang kita sudah kenal secara pengertian klasik, misalnya seperti ini di jaman diskotik memanfaatkan perlengkapan audio khusus musik DJ yang hasil musiknya sudah cukup bagus untuk di dengar:

Berikut ini adalah kumpulan video2 agar kita tahu dan mengenal sejarah peralatan musik yang lebih bisa diterima oleh masyarakat, dalam bentuk keyboard: model piano atau organ atau bahkan kemudian secara lebih khusus – apakah merupakan perkembangan dari teknologi organ atau teknologi keyboard. Mohon, maaf berhubung sangat sulit membuat urutan yang cocok satu sama lain – jadi silahkan pilih dari playlist yang tersedia mana yang anda ingin lihat terlebih dahulu atau anda bebas lihat satu persatu dan untuk lompat ke video berikut tinggal klik next / tanda berikut: Roland, Johannus, Rodgers.

Ini adalah yang banyak orang kira organ, walaupun yang akhirnya karena pengaruh perkembangan teknologi elektronik dan kebutuhan manusia untuk portabilitas – menjadi keybord juga:

Berikut ini adalah yang disebut sebagai Theater Organ karena biasanya dipasang di gedung teater, mungkin anda akan ingat musik Charlie Chaplain:

Berikut adalah beberapa contoh portable organ atau bahkan organ dalam bentuk keyboard:

Seperti ini buat Jaman NOW:

Atau model klasik seperti ini:

Bandingkan dengan organ yang lebih sulit untuk di bawa2:

Berikut adalah kumpulan video sekitar sejarah piano elektrik sebelum dipengaruhi teknologi elektronik dan akhirnya menjadi keyboard yang lebih mudah di bawa2:

Piano + Organ + Synthesizer + Sequencer = Keyboard Workstation.

Wah, bagaimana kalau kita butuh peralatan musik portabel dalam bentuk organ dengan 2 manual serta bisa dilengkapi pedal bass dan bisa dihubungkan ke komputer sehingga kita bisa pergunakan untuk kegunaan lebih banyak lagi, bahkan buat ganjal pintu sementara pas dibutuhkan? Hahahaha, simak video berikut ini – bisa2 anda juga ingin punya seperti saya:

Bagaimana dengan anda? Apakah sudah bisa musik modern jaman NOW seperti ini? Itulah perkembangan teknologi peralatan musik:

Bagaimana kalau kita ingin memiliki sebuah keyboard yang siap diperkembangkan bisa menjadi bagian dari sistem musik apapun, tetapi mulai dari 1 keyboard saja sudah bisa melakukan banyak kebutuhan? Ada yang model begini:

Dalam hal ini, PSW sudah mempersiapkan artikel khusus untuk kebutuhan ini  – silahkan click dan bebas bagikan ke mereka yang juga bisa penasaran:

Mencoba Roland EA-7 bisa untuk apa saja ya?

Pada dasarnya untuk lebih mengerti apa kebutuhan musikal kita, akan jauh lebih mudah kalau kita mengerti konsep dasar product packaging berdasarkan MIDI Workstation:

  1. Kita butuh pengkontrol: apakah itu dalam bentuk keyboard, tombol, gitar, bass, vokal, sinar, dll.
  2. Kita butuh mesin sumber suara.
  3. Kita butuh interface alias antar muka agar penghubungan antar bagian jadi mudah.
  4. Mungkin kita butuh alat perekam: apakah Midi data / Audio data.
  5. Mungkin kita butuh pengiring otomatis.
  6. Mungkin kita butuh sarana sound designer.
  7. Mungkin kita butuh sound system.
  8. Mungkin kita butuh sistem yang bisa di upgrade dan dikembangkan: secara software / secara hardware.
  9. Dll yang mungkin teknologinya belum keluar, karena dari yang dulu PSW pelajari masih cukup banyak teknologi yang belum dikeluarkan untuk kepentingan umum musisi.

Semoga bermanfaat bagi musik Indonesia lebih baik lagi dan salam hidup musikal dari PAULusSANTOSO.com Widjaja (PSW) for music with passion.

Tinggalkan Balasan