Siapa butuh Working From Home tools? WFH online tools

Mengapa organ gereja / pipe organ selalu pasti lebih mahal dibandingkan elektronik tonal organ?

http://rolandindonesia.news/blog/mengapa-johannus-live-series/

“The King of Instruments: History, Science and Music of the Pipe Organ” is a distance-learning video produced by WaveGuide Studios for Spivey Hall at Clayton State University. Target audience: fourth-grade students. Winner of two Telly awards, for Children’s Audience and Graphics; a Summit Creative award for Educational Programming; an award from the MCA-I Media Festival for Educational Videos; two Communicator Awards from the Academy of Interactive and Visual Arts for Children’s Audience and Graphics; and two Davey awards for Children’s Audience and Educational Videos.SHOW LESS

https://youtu.be/GzpZRV9Cmac

Bisa dibayangkan berapa dana yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah organ pipa yang bukan ece2 tersebut di atas? Minimal harus ada: pipa2nya yang harus siap di tala satu persatu oleh seorang atau sekelompok pipe organ builder yang entah bayarannya berapa per jam, keyboard2 dan pedal, tombol2 registers, sistem angin, sistem penyambung, kayu2, gedung berikut akustikya, sistem mekanisme, jasa perancangan, dll, dll – silahkan tambahkan yang anda tahu ataupun duga di bagian komentar di bawah.

Itulah sebabnya mengapa saat PSW mendapatkan informasi dari atasan di kantor bahwa prakiraan harga Johannus LIVE Series bisa antara Rp 20an-35an atau semahalnya RP50an juta – langsung kaget sekalipun sekaligus senang. Bayangkan saja, bisa punya organ pipa DPO hanya seharga keyboard! Dalam hati juga sekaligus ada rasa kasihan terhadap kompetitor yang kelihatannya dan dugaannya karena harga murah sehingga ada di gereja2 hymne se Indonesia – wah, ini kesempatan untuk memperbaiki kwalitas organ di banyak gereja seluruh Indonesia. Malah sampai2 sudah ada beberapa donatur yang sudah berencana sumbang organ ke gereja2 dan para organist berbakat dengan dedikasi pelayanan tinggi! Bayangkan, jika seorang donatur dengan dana Rp800jutaan cuma bisa sumbang 1 organ, dengan organ type baru dari negara Belanda ini – sumbang 20 organ dengan harga yg kisaran 30juta aja masih baru Rp 600jutaan.

Wah, apakah ini gara2 si stupid covid sehingga pihak pabrik organ Johannus jadi super smart anti covid people menemukan cara bikin tiruan semua bahan sedemikian murahnya dan begitu relanya mereka mau digaji sebegitu rendah bahkan banyak yang minta gratis agar perusahaan tetap bisa jalan? Karena buat saya sekarang terlalu banyak yang confidential ya mau tidak mau cuma bisa percaya sama atasan.

Walahu alam, sebelum menyelesaikan artikel ini tentunya saya harus punya konfirmasi harga secara official secara tertulis harga jadinya berapa dan saya diminta cek harga dengan kolega yang bertanggung jawab menjual piano harga miliaran. Begitu saya lihat, ………..OMG – sepertinya waktu awal saya tanya harga, si stupid covid tiba2 jadi a bit smart co0vit. 1 0 dia ambil dijadikan seperti o – hahahahaha. Jadi, mari kita salahkan dan kambing hitamkan si stupid covid karena 0 nya sudah dikembalikan lagi sehingga ………..

Nah, sekarang anda pasti jadi penasaran kan? Berapa harganya? Yang pasti masih terlalu jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya memindahkan hanya 1 saja dari ke 5 organ legendaris lewat Johannus Live Series tersebut, kemudian harus set up dll dll.

Agar rekan2 retail organ kami bisa bantu jelaskan dan follow up anda sesuai kebutuhan anda yang sekalipun anda justru perlu yang type studio juga tidak apa2, silahkan mengisi optin berikut agar kita bisa tersambung.

 

Terima kasih sudah penasaran dengan Johannus Live Series.

Salam hidup musikal dari PSWci.

Tinggalkan komentar