Mengapa Roland Intelligent Arranger Keyboard / Module?

Kayaknya hanya orang2 yang belum kenal sejarah perkembangan peralatan musik saja yang mempertanyakan: mengapa sebaiknya memilih Roland Intelligent Arranger Keyboard atau Module yang pintar dan multi fungsi?

Berikut sedikit pembahasan latar belakang teknologinya dimana kebetulan penulis juga terlibat dalam pengembangannya sejak 1990.

Pada dasarnya, produk Roland Intelligent Arranger series bisa dibagi dalam 2 kategori pengembangan utama:

  1. Pengembangan dari teknologi konsep piano yang hanya membutuhkan 2 area pengkontrolan, yaitu: Upper / Right dan Lower / Left. Contoh2 produk kategori ini misalnya: KR-series, GW-series, E-500/300/600 series, BK-3/5 series, EA-7, dll.
  2. Pengembangan dari Teknologi konsep organ yang membutuhkan lebih banyak PARTs seperti minimal harus ada: Upper, Lower, Manual Bass. Seperti beberapa organ jadul ada yang menggunakan sampai 4 manual keyboards, maka kita bisa menemukan bagian2 peniruannya seperti dalam seri2 seperti: Roland E-series pada umumnya selain disebutkan dalam no 1 di atas, Roland EM-series, Roland G-series, Roland VA-series. Bahkan dalam Roland VA-7/76 bisa kita dapatkan Upper 1/2/3, Lower 1/2, Manual Bass selain tentunya bagian iringan otomatis. Dimana untuk format MSA (KR-series dan E-500/300/600) hanya menggunakan 5 Parts Auto Accompaniment (A.Drum, A.Bass, Acc 1-3) dan sedangkan format MSE ke atas menggunakan 8 Parts Auto Accompaniment (A.Drum, A.Bass, Acc 1-6) – dan bahkan mulai dari Roland BK-5 ke atas Acc 1-6 bisa diubah menjadi Drum Part untuk memprogram musik2 ethnic dominan perkusi). Untuk mencobanya anda bisa menggunakan program2 yang PSW buat seperti misalnya irama Sunda menggunakan Acc 6 kalau tidak salah juga menggunakan Drum Part untuk memainkan bagian kendang).
  3. Dan sejak teknologi format MSE, style programming tidak harus memiliki jumlah birama yang sama asalkan jumlah total tidak melebihi 136 Bar. Itulah sebabnya mulai dari irama Keroncong yang PSW program belum pernah bisa di copy persis oleh merk kompetitor yang manapun dan ini bahkan diakui oleh salah satu merk kompetitor yang jujur yang terpaksa minta diprogramkan untuk versi mereka untuk irama keroncong, dangdut dan Jepang walaupun sudah diberi tahu tidak akan bisa sama apalagi jumlah Part nya jauh lebih sedikit lagi. Yang lain? Ya sampai hari ini belum ada yang bisa lah, kecuali mereka mengikuti teknologi Roland yang “We design the future”.
  4. Dalam bentuk modul ada seperti misalnya: Roland RA-series, EA-7 oops BK-7M, Roland E-Intelligent only no sound, dll.

Berhubung Roland Go Mixer nya belum bisa dipinjam agar PSW bisa buat video2 penjelasan yang sudah diusahakan cari di internet tetapi belum ada seperti yang PSW maksud sedang yang sudah PSW buat menggunakan BK-5 pinjaman kantor dan Zoom Q3 belum ada Aux In nya – maaf level audio nya terlalu parah padahal saat buat dan dengarkan di headphone kok sudah lumayan ok. Wueleh3x. Tunggu revisi tulisan ini ya, muaaaapphhh deh. Bersambung.

Sementara menunggu mari menikmati contoh2 penggunaan Roland EA-7 untuk keperluan keyboard tunggal, sekalipun bukan hanya untuk itu (perhatikan di video paling atas).

Nah, anda datang ke sini kan mungkin dengan harapan siapa tahu bisa dapat link download style Roland arranger gratisan kan? Yang pasti di jaman internet begini mau dapatkan yang gratisan sampai apalagi yang berbayar sudah semakin mudah, hanya satu click saja.

 

Semoga bermanfaat bagi pengetahuan musik teknologi di Indonesia lebih baik lagi.

Salah hidup musikal dari editor Roland Indonesia NewsLetter:

PaulusSANTOSO.com Widjaja (PSW) for Musical Solution with passion.

 

Tinggalkan Balasan