Simak ini dulu sebelum beli Roland RD-2000 Stage Piano.

Mengapa simak ini dulu sebelum beli Roland RD-2000 Stage Piano & Controller?

Jaman @NOW, orang membeli alat musik dan dalam hal ini: Stage Piano atau piano untuk kebutuhan di panggung karena:

  1. Key TOUCH piano se natural mungkin setara atau sebanding bahkan sebuah Steinway&Son yang harga normalnya sekitar Rp 4.5 Milyar.
  2. Pilihan suara2 terutama kelompok piano (termasuk piano2 kompetitor asalkan dianggap terbaik di kelasnya sedunia) yang senatural mungkin menyamarkan sebuah mesin suara teknologi canggih se-akan2  sebuah Orkestra beneran. Dan bahkan pustaka suara2 lain termasuk suara2 elektronik se-akan2 keluar dari peralatan musik analog legendaris.
  3. Pustaka Arpegiator Sequencer yang praktis mudah cara pakainya tanpa harus menjadi insinyur dengan gelar PHD terlebih dahulu.
  4. Fasilitas pengkontrolan (baik internal sounds / external sounds dari komputer/laptop) yang PAS, tidak terlalu sedikit maupun terlalu banyak sehingga menyusahkan cara penggunaan padahal tidak begitu dibutuhkan begitu banyak.
  5. Nama besar legendaris sebagai jaminan mutu dan keseriusan dalam membangun peralatan musik terbaik dunia agar para musisi dan seniman bisa menghasilkan karya2 musik lebih baik lagi untuk kita bisa lebih nikmati lebih asyik lagi.
  6. Support cara penggunaan yang memadai.
  7. Merek minimal adalah salah satu pelopor penting dalam sejarah perkembangan teknologi peralatan musik.

Berikut adalah panduan Quick Start cara penggunaan Roland RD-2000. Untuk mengaktifkan subtitle dalam bahasa Indonesia:

  1. Click Setting di kiri bawah video YouTube.
  2. Aktifkan Sub Title: English Auto Generated.
  3. Aktifkan Auto Translate dan pilih: Indonesian.

Demo oleh Scott Tibs Trio:

https://www.youtube.com/watch?v=lxmxvDZgnTo

Only by Scott Tibs:

Bonus 360 Roland Demo Video PlayList:

 

Contoh Extra:

Nah, setelah melihat dan mendengarkan Roland RD-2000 dari berbagai kemungkinan – sekarang mari kita bahas mengapa Roland RD-series begitu legendaris?

Catatan spesifikasi dan sedikit penjelasan untuk apa:

SPESIFIKASI

 

Keyboard Section
Keyboard: Modelling Mechanical Action piano akustik.
PHA-50 Keyboard: Wood and Plastic Hybrid Structure, with Escapement and Ebony/Ivory Feel (88 keys)
Sound Generator Section
Sound Generator: Mesin penghasil suara.
2x Independent Sound Engines: 2 Mesin Suara MANDIRI terpisah.
Sound Engine1: V-Piano Technology: Teknologi Piano Virtual.
Sound Engine2: SuperNATURAL: Teknologi Super Mirip Aslinya dan Natural.
SuperNATURAL Piano
SuperNATURAL (E.Piano, Clav)
Virtual Tone Wheel Organ
PCM Sound Generator: Generator Penghasil Suara berdasarkan gelombang suara PCM (Pulse Code Modulation) dimana Roland sebagai pelopor teknologi ReSynthesisPCM.
Max. Polyphony
V-Piano Technology Sound Engine: Full Polyphony: artinya UNLIMITED.
SuperNATURAL Sound Engine: 128 voices/polyphony.
Parts
16 parts (Max 8 parts are used in the PROGRAM), bisa untuk Layering/Tumpuk gabung suara atau gabungan SPLIT/ pisah area tuts.
Tones
1,100 tones Over: pilihan suara.
Program: Setting gabungan 2 suara dan area batas permainan serta penggabungannya siap untuk dipakai saat bermain live / apalagi recording.
300
Scene: Skenario untuk kemudahan urutan pemakaian setting.
100
Effects
Modulation FX: 4 systems, 62 types
Tremolo/Amp Simulator: 4 systems, 6 types
Reverb: 6 types
Delay: 5 types
Sympathetic Resonance (biasa ada pada piano kelas high end seperti Steinway&Son yg harga Rp4,5M itu biasa (Only for SuperNATURAL Piano)
3-band Compressor: untuk pengaturan keseimbangan level suara.
5-band Digital Equalizer: untuk pengaturan pembentukan karakter suara apakah lebih tajam tipis, lembut tebal, bright, bassy, boomy, dll tergantung anda mau apa.
Audio File Player
File Format
Audio Files (WAV format, 44.1 kHz, 16-bit linear): lebih professional dibanding MP3.
Recorder Section
File Format
Audio Files (WAV format, 44.1 kHz, 16-bit linear): lebih professional dibanding MP3.
External Storage Device
USB flash drive (supports USB 2.0 Hi-Speed flash memory)
Other
Rhythm Pattern: irama/arpegiator
200 patterns
Controllers
Slider x 9 (with illumination)
Knobs x 8 (with illumination)
Pitch Bend/Modulation lever
Modulation Wheel x 2
Display: tidak menggunakan touch screen agar lebih awet dan tidak rawan tersenggol.
Graphic LCD 256 x 80 dots
Connectors: bisa dipergunakan berbarengan.
MAIN OUT (L/MONO, R) jacks: 1/4-inch phone type
MAIN OUT (L, R) jacks: XLR type
SUB OUT (L, R) jacks:1/4-inch phone type
INPUT jack: Stereo miniature phone type: Kalau masih kekurangan INPUT bisa menggunakan Roland GO MIXER di dukung Power Bank u/SmartPhone
Pedal (DAMPER, FC1, FC2, EXT) jacks: TRS phone type
MIDI (IN, OUT1, THRU/OUT2) connectors
USB (COMPUTER) port: USB type B: cukup menggunakan kabel seperti untuk printer agar terhubung ke komputer dan memanfaatkan DAW / Main Stage.
USB (MEMORY) port: USB type A
PHONES jack: Stereo 1/4 inch phone type
AC In jack
Number of USB Audio Record/Playback Channels
Signal Processing: 24-bit
Sampling Rate: 192 kHz, 96 kHz, 88.2 kHz, 48 kHz, 44.1 kHz
Record: 2 channels
Playback: 2 channels
Power Consumption
23 W
Accessories
Owner’s manual
Power cord
Damper pedal (capable of continuous detection)
Options
Keyboard stand: KS-G8B
Piano pedal: RPU-3: untuk Piano Style: Sustain, Soft, Sostenuto.
Damper pedal: DP-10
Pedal switch: DP-2
Expression pedal: EV-5: untuk pengkontrolan Wah, Expression, Cut Off, Resonance, dll.
USB Flash Memory
Size and Weight
Width
1,412 mm
55-5/8 inches
Depth
367 mm
14-1/2 inches
Height
140 mm
5-9/16 inches
Weight
21.7 kg
47 lbs 14 oz
* Actual weight can vary slightly from that indicated due to the fact that wooden parts are involved.

Untuk pengecekan delear mana yang punya stock harap cek: http://ci.PAULusSANtoso.com atau langsung saja kirim email cek ke retail@rolandindonesia.news

Semoga bermanfaat bagi para pianist modern Indonesia lebih baik lagi sehingga musik Indonesia lebih baik lagi. More info Roland RD-2000 click! dalam bahasa Indonesia? 

Salam hidup musikal bagi musik Indonesia lebih baik lagi.

PAULusSANtoso.com Widjaja (PSW) WA0811204740

Tinggalkan Balasan